Binus School Serpong

Binus School Serpong

Binus School Serpong, sebuah institusi pendidikan bertaraf internasional yang terletak di Serpong, Tangerang Selatan. Telah menjadi pusat perhatian belakangan ini akibat kasus perundungan yang mencuat di media sosial. Namun Binus School Serpong merupakan sekolah bertaraf internasional yang menerapkan Kurikulum Cambridge yang di kembangkan oleh Cambridge Assessment International Education.

Dengan fasilitas lengkap serta kurikulum internasional yang di terapkan. Estimasi biaya sekolah Binus School Serpong tentu berada di atas rata-rata sekolah nasional. Namun Binus School Serpong menawarkan program pendidikan berjenjang mulai dari tahap Early Childhood Years hingga High School.

 

Estimasi biaya sekolah Binus School Serpong pada tiap tingkatan tentu berbeda-beda. Berikut estimasi biaya sekolah Binus School Serpong.

Tentang Binus

Binus School berada di bawah naungan lembaga Bina Nusantara (Binus) yang telah malang melintang di dunia pendidikan selama lebih dari 35 tahun. Namun Dengan filosofi pendidikan unggul dan strategi pembelajaran efektif, Binus berkomitmen memberikan pendidikan yang berkualitas.

Dilansir dari laman serpong.binus.sch.id, Binus School ini di dirikan sejak Juli 2007 dan telah memperoleh pengakuan atas standar internasionalnya. Sekolah ini berhasil mendapatkan akreditasi sebagai sekolah internasional dari Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia (DEPDIKBUD) pada tahun 2009. Namun Hal ini menegaskan kualitas dan keseriusan sekolah dalam memberikan pendidikan yang sesuai dengan standar global. Meskipun memiliki standar internasional, kurikulum ini mampu di padukan dengan kurikulum nasional setempat.

Binus School  menawarkan berbagai program pendidikan yang komprehensif, mulai dari tahap Early Childhood Years hingga High School. Namun dengan demikian, siswa dapat mengikuti perjalanan pendidikan yang lengkap dan terintegrasi dari usia dini hingga kelulusan sekolah menengah.

Estimasi Biaya Pendidikan Binus School Serpong

 

 

Binus School ini, tidak secara terbuka memberikan informasi detail mengenai biaya pendidikan untuk setiap jenjang. Namun terdapat kisaran biaya yang dapat di pertimbangkan bagi para orangtua yang berencana menyekolahkan anak di sini, berikut di antaranya:

1. Uang Pangkal (Estimasi Biaya Pendidikan Binus School Serpong)

Berkisar sekitar Rp78 juta. Uang pangkal ini merupakan biaya satu kali yang harus dibayarkan saat siswa pertama kali mendaftar.

2. Biaya SPP (Estimasi Biaya Pendidikan Binus School Serpong)

Sejumlah sekitar Rp16,2 juta setiap tiga bulan. Biaya SPP ini mencakup beragam fasilitas dan layanan pendidikan yang di sediakan oleh sekolah.

3. Biaya Seragam dan Buku (Estimasi Biaya Pendidikan Binus School Serpong)

Di perkirakan berkisar antara Rp4 juta hingga Rp5 juta per tahun. Biaya ini mencakup pembelian seragam sekolah dan buku-buku pelajaran yang di perlukan oleh siswa selama satu tahun akademik.

Untuk memberikan gambaran lebih lanjut, di Binus School pada tahun akademik tertentu, biaya yang di keluarkan oleh siswa SMA adalah sebagai berikut.

  • Enrollment Fee (Uang Pangkal): Sekitar Rp105.000.000.
  • School Fee (SPP): sekitar Rp8.700.000 setiap tahunnya.

Terdapat juga diskon sebesar 10% untuk uang pangkal bagi saudara kandung yang mendaftar di Binus. Namun Estimasi biaya sekolah Binus School  dapat berubah dari waktu ke waktu dan dapat bervariasi tergantung pada program pendidikan yang di pilih, fasilitas tambahan yang di perlukan, dan kebijakan sekolah yang berlaku.

Fasilitas Binus School 

Binus School telah menetapkan standar tinggi dalam menyediakan fasilitas pendidikan yang lengkap dan modern bagi para siswanya. Namun Berikut adalah beberapa fasilitas yang ditawarkan oleh sekolah ini:

1. Lapangan Olahraga

Termasuk lapangan untuk sepak bola, futsal, bulu tangkis, bola voli, dan basket. Namun memungkinkan siswa untuk berpartisipasi dalam berbagai kegiatan olahraga dan mengembangkan keterampilan atletik mereka.

2. Gedung Kafetaria

Sebuah tempat untuk siswa dan staf dapat berkumpul, bersantai, dan menikmati makanan dan minuman yang di sediakan.

3. Halaman Lanskap

Di rancang khusus untuk tahap Early Childhood Years dan tingkat dasar, halaman ini menciptakan lingkungan yang menyenangkan dan aman bagi para siswa muda untuk belajar dan bermain.

4. Akses Wi-Fi

Tersedia di area umum sekolah, memungkinkan siswa untuk mengakses sumber daya digital dan meningkatkan pengalaman belajar mereka.

5. Laboratorium Komputer

Dilengkapi dengan perangkat lunak dan perangkat keras terkini. Namun laboratorium ini memungkinkan siswa untuk mempelajari dan mengembangkan keterampilan teknologi informasi mereka.

6. Studio Seni Pertunjukan, Ruang Musik, dan Studio Seni Visual

Tempat di mana siswa dapat mengeksplorasi dan mengembangkan bakat seni mereka dalam berbagai bidang seperti musik, seni drama, seni visual, dan lain-lain.

7. Area Rekreasi

Tempat di mana siswa dapat bersantai dan berinteraksi dengan teman-teman mereka di luar jam belajar.

Baca juga: Sekolah Fantastis di Indonesia

Selain fasilitas fisik yang lengkap, Binus School juga menawarkan kurikulum internasional yang berkualitas.

Namun hasil dari kolaborasi dengan institusi pendidikan ternama di dunia seperti Hwa Chong Institution (Singapura), Suzhou Foreign Language School (China), Brisbane Grammar School (Australia), dan Bugil Academy (Korea Selatan).

Ditulis pada Pendidikan, Uncategorized | Tag , | Tinggalkan komentar

Sekolah Fantastis di Indonesia

Sekolah Fantastis di Indonesia

Sekolah Fantastis di Indonesia, ini mempunyai biaya berupa uang gedung hingga SPP bulanan dengan nominal fantastis. Biaya sekolah yang mahal ini tentunya sepadan dengan kualitas hingga fasilitas, sarana dan prasarana yang di miliki sekolah tersebut.

Sekolah Fantastis di Indonesia

Meski mahal, Namun ada banyak orangtua yang memilih menyekolahkan anaknya di deretan sekolah Fantastis di Indonesia ini karena berbagai faktor. Berikut deretan sekolah internasional dengan biaya termahal di Indonesia seperti yang di rangkum.

“7 Sekolah Fantastis di Indonesia, Biaya Per Tahun Capai Ratusan Juta” 

1. Binus International School Simprug (7 Sekolah Fantastis di Indonesia)

Salah satu sekolah Fantastis di Indonesia adalah Binus International School Simprug. Sekolah swasta yang berada di Kota Jakarta Selatan ini punya biaya pendidikan dengan nominal fantastis.

Binus International School Simprug menerapkan kurikulum International Baccalaureate (IB). Di lansir dari laman resminya, mengacu pada biaya sekolah tahun 2015/2016 di Binus International School Simprug sudah mencapai puluhan juta rupiah.

Berikut biaya sekolah di Binus International School Simprug yang perlu di ketahui.

a. Grade 1-5

Pendaftaran: Rp 100 juta

Cicilan pertama: Rp 60 juta

Cicilan kedua: Rp 40 juta.

b. Grade 2-5

Pendaftaran: Rp 95 juta

Cicilan pertama: Rp 55,5 juta

Cicilan kedua: Rp 40 juta.

c. Grade 3-5: Rp 90 juta.

d. Grade 4-5: Rp 85 juta.

e. Grade 5: Rp 43 juta.

Biaya sekolah yang perlu di bayarkan sebesar Rp 7 juta per bulan (Rp 21 juta per tiga bulan).

2. Global Jaya School (7 Sekolah Fantastis di Indonesia)

Global Jaya School berada di Tangerang Selatan, Banten, ini memiliki jenjang sekolah mulai dari TK-A hingga IB Diploma (setara dengan jenjang SMA). Di lansir dari website Global Jaya School, saat ini terdapat lebih dari 600 siswa yang bersekolah di sana. Sekolah yang di bangun oleh Jaya Group milik Ciputra ini memiliki fasilitas-fasilitas berstandar internasional. Mulai dari lapangan tenis, sepakbola, basket, gym, dan teater yang sangat luas untuk acara-acara pentas seni. Dengan fasilitas yang lengkap ini, wajar jika Global Jaya School menjadi salah satu sekolah termahal di Indonesia. Biaya pengembangan saat masuk ke Global Jaya School mencapai Rp 23 juta, di bayarkan setiap setahun sekali. Sementara SPP berkisar antara Rp 63,8 juta hingga Rp 149,6 juta setiap tahunnya.

3. Jakarta Intercultural School (JIS)

Orangtua yang ingin menyekolahkan anaknya di JIS perlu merogoh kocek dalam-dalam karena biaya sekolah yang di butuhkan cukup tinggi.

Biaya sekolah di JIS meliputi biaya pendaftaran atau enrollment fee. Semua siswa akan di tagih biaya pendaftaran tahunan untuk mengonfirmasi tempat yang di tawarkan atau untuk memesan tempat bagi siswa belajar di tahun akademik berikutnya.

Di lansir dari laman JIS, jika enrollment fee di bayar sebelum 26 April 2023 maka hanya sebesar Rp 23.400.000. Apabila mendaftar setelah 26 April 2023, maka biayanya mencapai Rp 28.400.000.

Selain itu ada komponen biaya sekolah lainnya, seperti Biaya Pendidikan atau tuition fee yang merupakan biaya tahunan yang terdiri dari jumlah biaya pendaftaran dan uang pendidikan.

Selain itu juga ada biaya pengembangan sekolah atau capital fee untuk mendukung pengembangan sekolah, fasilitas atau infrastruktur dan aset sekolah.

Keseluruhan biaya tahunan jenjang SD ini, di bagi untuk siswa SD kelas 1-5 yang masuk dalam kelompok Elementary (Grades 1 – 5) dan siswa kelas 6 yang masuk kategori Middle School (Grades 6 – 8).

Biaya sekolah jenjang elementary atau SD kelas 1 hingga 5, biayanya adalah sebagai berikut:

Biaya pendaftaran (enrollment fee): Rp 23.400.000

Pendidikan (tuition fee): Rp 393.900.000

Pengembangan sekolah (capital fee) : Rp 59.600.000.

Sementara biaya sekolah jenjang Middle School atau siswa kelas 6 hingga 8, biayanya adalah sebagai berikut:

Biaya pendaftaran (enrollment fee): Rp 23.400.000

Pendidikan (tuition fee): Rp 495.700.000

Pengembangan sekolah (capital fee) : Rp 59.600.000.

Selain biaya yang telah di jelaskan di atas, ada berbagai biaya tambahan lain. Mulai dari biaya transportasi, tapi bersifat opsional (tidak wajib) bagi siswa SD kategori elementary school sebesar Rp 74 juta. Termasuk bagi middle school sebesar Rp 68 juta.

4. SMA Dwiwarna (Islamic Boarding School)

Sekolah termahal di Indonesia berikutnya adalah SMA Dwiwarna Bogor yang berada di Bogor, Jawa Barat. Sekolah ini berkonsep islamic school atau asrama pesantren.

SMA Dwiwarna menyediakan fasilitas asrama yang nyaman dengan setiap ruangan full AC dan furnitur yang modern. Sarana olahraga seperti lapangan basket, futsal, hingga area memanah juga dapat di nikmati oleh para siswa.

Biaya yang di patok untuk bersekolah di sini terdiri dari uang pangkal yang mencapai Rp 60 juta, uang seragam dan buku paket senilai Rp 4,5 juta, dan SPP tiap bulannya adalah Rp 6,5 juta.

5. British School Jakarta (7 Sekolah Fantastis di Indonesia)

British School Jakarta berada di Tangerang Selatan, Banten. Sekolah ini mengangkat kultur negara Inggris dalam pembelajaran sehari-hari. Jenjang pendidikan yang tersedia di British School Jakarta mulai dari kindergarten, primary school, dan secondary school.

Fasilitas di British School Jakarta cukup lengkap, meliputi kolam renang yang memiliki standar olimpiade, sport centre, dance studio, serta kesempatan untuk bersekolah sepak bola yang berpartner langsung dengan Manchester City Football School.

Untuk perincian biaya sekolah per tahun mulai dari jenjang pendidikan SD yang mencapai Rp 308 juta, SMP di angka Rp 353 juta, hingga International Baccalaureate dengan nominal Rp 387 juta.

6. New Zealand School Jakarta (7 Sekolah Fantastis di Indonesia)

Sekolah New Zealand School Jakarta ini berbasis internasional dan berada di Kemang, Jakarta Selatan. New Zealand School Jakarta memiliki jenjang pendidikan mulai usia 18 bulan (pre-school) hingga 15 tahun (grade 9).

New Zealand School Jakarta menyediakan berbagai aktivitas, mulai dari seni seperti melukis, paduan suara, dan musik, serta kegiatan-kegiatan olahraga. Setiap siswa juga bisa menggunakan fasilitas bus sekolah dan meal plan atau katering di sekolah.

New Zealand School merupakan salah satu sekolah termahal di Jakarta yang mematok harga fantastis untuk biaya SPP sekolah per semester. Dimulai dari playgroup dengan biaya Rp 53,3 juta, TK di angka Rp 93,3 juta, untuk SD adalah Rp 210 juta dan jenjang SMP mencapai Rp 215 juta.

7. ACG School Jakarta Lihat Foto ACG School

ACG School Jakarta berada di Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Sekolah ini merupakan milik Academic Colleges Group yang berbasis di New Zealand. ACG School Jakarta menyediakan IB Primary Years Programme dengan kurikulum University of Cambridge International Examinations.

Fasilitas sekolah berstandar internasional meliputi auditorium, laboratorium, technology center, serta athletic track. ACG School Jakarta masuk dalam deretan sekolah termahal di Indonesia karena biaya sekolah yang mencapai ratusan juta rupiah.

Untuk jenjang pendidikan SD di ACG School Jakarta bisa mencapai Rp 235 juta hingga Rp 310 juta. Biaya ini belum termasuk biaya pembangunan sebesar Rp 37,6 juta, biaya transportasi Rp 19,3 juta, dan biaya untuk English Language Support (ELS) setiap semesternya sebesar Rp 37 juta.

Baca juga: Sekolah Internasional di Bekasi

Demikian deretan “7 Sekolah Fantastis di Indonesia, Biaya Per Tahun Capai Ratusan Juta”, beserta fasilitas yang dimiliki. Jika orangtua ingin menyekolahkan anak-anaknya di salah satu dari sekolah tersebut, perlu mempersiapkan biaya agar tidak ada kendala finansial selama anak bersekolah.

Ditulis pada Pendidikan, Uncategorized | Tag , , | Tinggalkan komentar

Budaya Menyontek Siswa

Budaya Menyontek Siswa

Kebiasaan Menyontek Siswa di Sekolah

Salah satu perilaku yang kerap terjadi di kalangan pelajar adalah menyontek.

salah satu professor Rutgers University, Donald McCabe, survei yang melibatkan 24.000 siswa sekolah menengah. Hasilnya, 64 persen siswa mengaku menyontek saat ujian.

Buruknya lagi, budaya menyontek Siswa sering kali di anggap sebagai bentuk solidaritas yang sebetulnya di salah artikan. Mereka beranggap, jika tidak memberikan, sontekan, akan di anggap pelit dan di kucilkan. Inilah yang membuat menyontek menjadi sesuatu hal yang wajib meskipun mereka tahu itu adalah perbuatan yang tidak baik.

Apalagi di zaman sekarang, anak-anak memiliki banyak cara untuk menyontek yang lebih canggih. Ada yang menggunakan aplikasi hingga memakai jam tangan pintar untuk mencari jawaban. Ya, teknologi mempermudah anak untuk menyontek.

Sayangnya, persoalan menyontek di kalangan pelajar kerap di anggap sepele. Padahal, Masalah ini tidak bisa di anggap remeh karena akan berdampak pada masa depan.

Menyontek akan berdampak pada jangka yang panjang. Di antaranya tidak percaya diri dalam melakukan sesuatu pekerjaan dan tidak mampu bekerja karena tidak memiliki nilai originalitas.

Mereka yang terbiasa menyontek juga akan kesulitan dalam mengembangkan ide dan takut berinovasi, sehingga kreativitasnya pun menurun.. Namun, apa yang harus di lakukan?

Baca juga : Budaya positif untuk di terapkan di sekolah

Peran Orang Tua Sangat Dibutuhkan

Budaya menyontek Siswa sebetulnya bisa di atasi bila orang tua ikut mengambil peran. Sebab beberapa kasus menyontek yang di lakukan anak di sebabkan oleh tuntutan dari orang tua yang menginginkan anak selalu mendapat nilai tinggi.

Jejak Pendapat PEKA I Unicef Indonesia x CIMSA Indonesia memaparkan, 38% anak dengan rentang usia 15-19 tahun merasakan adanya tekanan dari orang tua dalam hal akademik.

Senada dengan data tersebut, Professor of Computer Science, Eric Roberts, seperti dilansir lama Stanford Report, mengatakan, tekanan dari orang tua untuk mencapai nilai tertinggi membuat siswa stres dan membuat mereka melakukan berbagai cara untuk mengejar nilai. Salah satunya dengan menyontek.

Terkait hal ini, orang tua perlu melakukan berbagai cara untuk dapat mengatasi kebiasaan menyontek yakni memperbaiki cara pandang dan pengertian anak bahwa mendapat nilai bagus bukanlah segalanya.

Selain itu, hidnari berekspetasi atau memberi target yang tampak tidak realistis bagi anak. Baik orang tua dan anak harus sama-sama memahami bahwa bukan hanya hasil, tapi proses juga belajar juga penting untuk masa depan.

Berikan juga apresiasi pada setiap usaha yang di lakukan anak. Misalnya ketika anak berhadapan kegagalan, berikan apresiasi atas kerja kerasnya, lalu dukung anak untuk bangkit dan kembali berusaha.

Tak kalah penting, tanamkan nilai kejujuran sejak dini dan berikan contoh yang baik pada anak. Orang tua bisa berbagi pengalaman mereka mengatasi kesulitan saat sekolah dan juga menjelaskan dampak buruk perilaku menyontek secara berkepanjangan.

Mengenali dan membantu mengatasi kendala belajar anak juga sangat dibutuhkan. Setelah itu dukung anak untuk terbuka dan berdiskusi mengenai kesulitan apa yang ia alami saat belajar. Saat mengetahui masalahnya, orang  tua bisa mencari solusi dari kendala tersebut. Misalnya, memberi kursus tambahan, ikut membantu anak belajar.

 

Ditulis pada Pendidikan | Tag , , | Tinggalkan komentar

Budaya Positif untuk Di terapkan di Kelas atau Sekolah, Siswa Wajib Tahu

Budaya Positif untuk Di terapkan di Kelas atau Sekolah, Siswa Wajib Tahu

Berikut adalah contoh budaya positif yang penting untuk diterapkan di lingkungan sekolah. Baca sampai tuntas, ya.

5 Contoh Budaya Positif untuk Di terapkan di Kelas atau Sekolah, Siswa Wajib Tahu – Ada pepatah yang mengatakan kalau sekolah adalah rumah kedua.

5 Contoh Budaya Positif untuk Diterapkan di Kelas atau Sekolah

1. Pembiasaan Salam dan Sapa

Salam dan sapa merupakan contoh budaya positif untuk di terapkan di kelas atau sekolah berupa bentuk penghormatan dan penghargaan kepada orang lain.

Pembiasaan salam dan sapa di kelas dapat di lakukan dengan berbagai cara, misalnya:

  • Guru dan siswa saling menyapa dan mengucapkan salam ketika bertemu di kelas.
  • Guru dan siswa memulai pembelajaran dengan salam dan doa.
  • Guru dan siswa saling mendoakan sebelum dan sesudah pembelajaran.

Pembiasaan salam dan sapa dapat membantu menciptakan lingkungan kelas yang hangat dan ramah.

Selain itu, pembiasaan ini juga dapat menumbuhkan sikap saling menghormati dan menghargai antar siswa.

2. Pembiasaan Saling Membantu atau Gotong Royong

Saling membantu juga merupakan contoh budaya positif untuk di terapkan di kelas atau sekolah dengan bentuk kepedulian dan gotong royong.

Pembiasaan saling membantu di kelas dapat di lakukan dengan berbagai cara, misalnya:

  • Siswa membantu teman yang kesulitan memahami pelajaran.
  • Siswa membantu teman yang membutuhkan bantuan.
  • Siswa membantu membersihkan kelas bersama-sama.

Pembiasaan saling membantu dapat membantu menciptakan lingkungan kelas yang saling mendukung dan bekerjasama.

Selain itu, pembiasaan ini juga dapat menumbuhkan sikap peduli dan gotong royong antar siswa.

Baca juga: Sekolah Pagi di NTT Berpotensi Langgar Hak Anak

3. Pembiasaan Menghargai Perbedaan

Menghargai perbedaan merupakan bentuk toleransi dan inklusi, sehingga termasuk contoh budaya positif untuk di terapkan di kelas atau sekolah.

Pembiasaan menghargai perbedaan di kelas dapat di lakukan dengan berbagai cara, misalnya:

  • Guru dan siswa saling menghormati perbedaan pendapat dan agama.
  • Guru dan siswa saling menerima perbedaan latar belakang siswa.
  • Guru dan siswa saling menghargai perbedaan kemampuan siswa.

Pembiasaan menghargai perbedaan dapat membantu menciptakan lingkungan kelas yang inklusif dan ramah bagi semua siswa.

4. Sikap Disiplin

Disiplin merupakan kunci keberhasilan dalam segala hal. Sikap disiplin di kelas dapat di lakukan dengan berbagai cara, misalnya:

  • Guru dan siswa mematuhi peraturan dan tata tertib sekolah.
  • Guru dan siswa datang tepat waktu ke kelas.
  • Guru dan siswa mengerjakan tugas tepat waktu.

Pembiasaan disiplin dapat membantu menciptakan lingkungan kelas yang tertib dan kondusif untuk belajar.

Selain itu, sikap disiplin juga dapat menumbuhkan sikap bertanggung jawab dan disiplin antar siswa.

5. Sikap Refleksi Diri

Refleksi diri merupakan proses berpikir kritis untuk memahami diri sendiri.

Menjadi salah satu contoh budaya positif untuk diterapkan di kelas atau sekolah karena menuntun pada kedalaman internal personal.

Pembiasaan refleksi diri di kelas dapat dilakukan dengan berbagai cara, misalnya:

  • Guru dan siswa meluangkan waktu untuk merenungkan diri sendiri setiap hari.
  • Guru dan siswa membuat jurnal refleksi diri untuk mencatat pemikiran dan perasaan mereka.
  • Guru dan siswa mengadakan diskusi kelas untuk berbagi pengalaman refleksi diri.

Pembiasaan refleksi diri dapat membantu siswa untuk memahami diri sendiri dan mengembangkan potensinya.

Selain itu, refleksi diri ini juga dapat menumbuhkan sikap kritis dan kreatif antar siswa.

Ditulis pada Pendidikan | Tag , | Tinggalkan komentar

Sekolah Pagi di NTT Berpotensi Langgar Hak Anak

Sekolah Pagi di NTT Berpotensi Langgar Hak Anak

Survei KPAI menemukan sebagian besar siswa dan guru tak siap dengan program tersebut.

Sekolah Pagi di NTT Berpotensi Langgar Hak Anak

Seorang siswi SMAN 1 Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, terlambat masuk pada Rabu (1/3/2023). Pemerintah Provinsi NTT memberlakukan jam belajar mulai pukul 05.30.

Kebijakan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur terkait dengan Sekolah Pagi di NTT pukul 05.30 pagi untuk beberapa sekolah menengah atas di Kupang yang berlangsung sejak Maret 2023 dapat memicu pelanggaran terhadap pemenuhan hak anak.

Hasil survei Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menemukan baik guru maupun murid masih belum siap untuk melaksanakan kebijakan tersebut. Hanya sedikit guru dan murid yang mampu datang tepat waktu ke sekolah.

Jam sekolah yang terlalu pagi memengaruhi kegiatan belajar-mengajar. Penyerapan materi belajar menjadi masalah bagi sebagian besar peserta didik ketika kegiatan belajar di mulai pukul 05.30 Wita.

Hasil survei dan analisis deskriptif tentang kebijakan masuk sekolah pukul 05.30 di NTT terhadap 219 responden (guru, murid, dan orangtua murid) dari 10 SMA/SMK di NTT di sampaikan Ketua KPAI Ai Maryati Solihah dan sejumlah komisioner KPAI kepada media, Jumat (5/5/2023), saat konferensi pers dalam rangka Hari Pendidikan Nasional 2023.Bahwa 80 persen peserta didik yang menjadi responden kesulitan membagi waktu setelah pelaksanaan kebijakan waktu masuk sekolah pukul 05.30 dan hanya sedikit peserta didik yang merasa baik-baik saja,” ujar Ai Maryati.

Baca juga:Kasus kekerasan di sekolah meningkat!

Sekolah Pagi di NTT Berpotensi Langgar Hak Anak

Suasana di lampu merah El Tari, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, pada Rabu (1/3/2023) pagi.

Para guru dan murid yang menjadi responden mengakui jam masuk sekolah pada pukul 05.30 Wita memengaruhi aktivitas sarapan pagi. Sebagian besar responden mengaku tidak pernah sarapan sebelum berangkat ke sekolah.

Selain itu, kebijakan masuk sekolah pukul 05.30 Wita dari pemerintah daerah sangat minim, bahkan sebanyak 72 persen sekolah yang menjadi responden tidak dimintakan persetujuan terkait kebijakan masuk sekolah pukul 05.30 Wita.

Wakil Ketua KPAI.

”Penyerapan materi belajar juga menjadi masalah bagi sebagian besar peserta didik bila melaksanakan kegiatan belajar pukul 05.30 Wita,” kata Jasra Putra.

Karena itulah, mayoritas responden berharap jam masuk sekolah pukul 05.30 Wita di batalkan dan di kembalikan masuk sekolah seperti semula, yaitu pukul 06.30 atau 07.00 Wita. Alasanya terkait faktor keamanan, Transportasi, kesiapan belajar, fokus belajar, waktu interaksi orang tua dan anak, serta kesehatan.

  • Rekomendasi Evaluasi

Untuk itu, KPAI merekomendasikan Kementerian Pendidikan,Kebudayaan, Riset, dan Teknologi segera mengevaluasi kebijakan tersebut agar tidak bertentangan dengan prinsip-prinsip hak anak, tidak berdampak negatif pada motivasi belajar dan kualitas belajar, dan hasil belajar peserta didik.

Ai menegaskan, KPAI mendukung dan mengapresiasi Pemprov NTT dalam upaya peningkatan kompentensi peserta didik, tetapi kepentingan terbaik.

Sejak awal program tersebut di terapkan, KPAI sudah meminta agar pemda melakukan kajian mendalam dari program tersebut.

Semenjak program tersebut di terapkan pada Maret 2023, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) juga menyoroti kebijakan tersebut. Kementerian PPPA meminta kebijakan tersebut perlu dikaji lebih matang lagi, terutama aspek perlindungan terhadap anak, mulai dari rasa aman siswa.

Ditulis pada Pendidikan | Tag , | Tinggalkan komentar

Terjadi 136 Kasus Kekerasan di Sekolah

Terjadi 136 Kasus Kekerasan di Sekolah Sepanjang 2023, 19 Orang Meninggal.

Dalam sepekan terjadi 2-3 kasus kekerasan di lingkungan pendidikan. Hal ini menjadi alarm bagi dunia pendidikan bahwa kondisi sekarang sedang tidak baik-baik saja.

Terjadi 136 Kasus Kekerasan di Sekolah

Jumlah kasus kekerasan di lingkungan pendidikan sepanjang 2023 menelan 19 korban jiwa. Jenis kasusnya beragam, tetapi kasus perundungan dan kekerasan seksual menjadi yang terbanyak meski pemerintah sudah membuat peraturan antikekerasan di satuan pendidikan, Sedikitnya ada 136 kasus kekerasan di lingkungan pendidikan sepanjang 2023 yang terekam pemberitaan media massa dengan total 134 pelaku dan 339 korban yang 19 orang di antaranya meninggal dunia.

Baca juga: Cara mengatasi Quarter Life Crisis

Data ini dihimpun Yayasan Cahaya Guru pada 1 Januari-10 Desember 2023 melalui pemantauan pemberitaan media massa tersertifikasi Dewan Pers.

Direktur Eksekutif Yayasan Cahaya Guru Muhammad Mukhlisi mengatakan, setelah menganalisis temuannya, tim peneliti menyimpulkan, dalam sepekan terjadi 2-3 kasus kekerasan di lingkungan pendidikan.

Hal ini menjadi alarm bagi dunia pendidikan bahwa kondisi sekarang sedang tidak baik-baik saja.

”Ini sangat mengkhawatirkan karena kejadian ini mengerikan, sampai 19 orang meninggal.

Kasus perundungan dan kekerasan seksual menjadi kasus yang paling banyak terjadi selama 2023 dengan masing-masing 42 dan 40 kasus, di susul kasus kekerasan fisik dengan 34 kasus.

Kasus kekerasan paling banyak terjadi di sekolah dasar dengan 40 kasus di susul sekolah menengah pertama dengan 35 kasus.

Mukhlisi mendorong pemerintah untuk lebih gencar mewujudkan masyarakat yang rukun dan majemuk, tidak hanya di atas kertas aturan saja.

Misalnya, SMPN 5 Kabupaten Ciamis yang mengajak muridnya  dalam rangka edukasi keberagaman di anggap kurang pas oleh ormas setempat. Ormas tersebut lalu mengintimidasi dan mendorong kepala dinas pendidikan untuk menindaklanjuti sekolah tersebut sehingga akhirnya kegiatan tersebut di tiadakan lagi.

”Kasus intoleransi memang sedikit, tetapi dampaknya sangat luas pada kehidupan masyarakat di luar sekolah,” ucapnya.

Para pelaku dari ratusan kasus ini pun beragam, mulai dari sesama murid atau mahasiswa, guru atau dosen, tenaga kependidikan, kepala dinas pendidikan, orangtua, organisasi masyarakat, kepala sekolah, bahkan sampai pemuka agama. Tim kampanye nasional salah satu pasangan calon presiden-calon wakil presiden juga ada yang menjadi pelaku kekerasan di lingkungan pendidikan.

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek)

sebenarnya sudah memiliki Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (UU Sisdiknas) dan Permendikbudristek Nomor 46 Tahun 2023 sebagai payung hukum pencegahan dan penanganan kekerasan di lingkungan pendidikan. Namun, dalam kenyataannya, aturan ini hanya menjadi ”macan kertas”.

”Hanya tiga atau empat provinsi yang sudah membuat Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (Satuan Tugas) sesuai amanat permendikbud ini. Pemerintah daerah harus segera membuat ini,” tutur Mukhlisi.

Endang Yuliastuti, perwakilan Pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), menambahkan, sejauh ini permendikbud tersebut hanya di pandang sebagai imbauan semata oleh sekolah-sekolah di daerah. Tidak ada upaya untuk mengawasi penyelenggaraan dan implikasinya dalam jangka waktu tertentu.

Ditulis pada Pendidikan | Tag , | Tinggalkan komentar

10 Sekolah Termahal di Indonesia

10 Sekolah Termahal di Indonesia, Nyaris Rp 1 Milliar!

Ada beberapa sekolah termahal di Indonesia, di antaranya berbasis kurikulum internasional. Sekolah mahal tersebut menerapkan program pembelajaran internasional, ada yang berasal dari Inggris, Selandia Baru, dan juga Belanda. Sekolah termahal di Indonesia memakan biaya yang sangat fantastis. Biayanya bisa mencapai Rp500 juta, lho. Tak hanya biaya pembangunannya yang mahal, namun biaya penjemputan dengan bus sekolahnya juga senilai puluhan juta. Nggak main-main ya!

Ada beberapa daftar sekolah termahal di Indonesia yang telah di rangkum dari berbagai sumber sebagai berikut

1. Jakarta Intercultural School (JIS) – Rp 496 Juta

Jakarta Intercultural School (JIS) adalah sebuah sekolah internasional swasta di Jakarta, Indonesia. Sekolah ini di dirikan tahun 1951 untuk anak-anak ekspatriat yang tinggal di Jakarta dan merupakan sekolah dasar dan menengah internasional terbesar di Indonesia.

Jakarta Intercultural School (JIS) masuk dalam daftar sekolah termahal di Indonesia. Sekolah ini terletak di Jalan Terogong Raya, Cilandak Barat, Jakarta Selatan. JIS menggunakan program International Baccalaureate (IB®) diploma dan Advanced Placement (AP®).

Total biaya yang harus di siapkan per tahunnya adalah sekitar Rp496,5 juta.

Orang tua masih harus mengeluarkan biaya tambahan untuk transportasi sekolah sebesar Rp72,8 juta.

2. British School Jakarta – Rp 350 Juta

British School Jakarta di dirikan di bawah perlindungan kedutaan besar Britania Raya pada tahun 1973. Sekolah ini terletak di Pondok Aren, Tangerang Selatan, Jakarta. British School Jakarta adalah anggota internasional dari Headmasters’ and Headmistresses’ Conference (HMC).

3. ACG School Jakarta – Rp 310 Juta

ACG School Jakarta juga salah satu dari sekolah termahal di Indonesia. Sekolah yang terletak di Warung Jati, Jakarta Selatan ini menggunakan kurikulum International Baccalaureate (IB) langsung dari Selandia Baru dengan pembelajaran berbasis bahasa Inggris.

4. New Zealand School Jakarta – Rp 215 Juta

New Zealand School Jakarta membebankan sejumlah biaya seperti Biaya Pengembangan Tahunan (BPT) yang di bayarkan untuk satu tahun penuh dan juga biaya SPP. Sekolah yang terletak di Kemang, Jakarta Selatan ini menerapkan kurikulum dari Selandia Baru atau New Zealand Curriculum, NZC.

Baca juga: Kepala sekolah korupsi 2.3 Milliar

5. Surabaya Intercultural School – Rp 260 Juta

Surabaya Intercultural School adalah sekolah internasional yang terletak di daerah Surabaya.  Sekolah ini menerapkan kurikulum International Baccalaureate (IB) American. Sekolah ini masuk dalam daftar salah satu sekolah termahal di Indonesia. Tingkat Pendidikan yang tersedia di sekolah ini antara lain TK, SD, SMP, dan SMA dengan total kapasitas pelajar sebanyak 300 siswa.

6. Bandung Alliance Intercultural School (BAIS) – Rp 218 Juta

Sekolah termahal di indonesia yang satu ini terletak di Bandung merupakan bagian dari Network of International Christian Schools (NICS) yang berkantor pusat di Amerika Serikat. Untuk bersekolah di sini biaya yang harus di keluarkan mencapai 218 juta.

7. Global Jaya School – Rp 150 Juta

Global Jaya School adalah sekolah termahal di indonesia yang terletak di daerah Bintaro Jaya Sektor IX, Tangerang. Merujuk dari laman resminya, Global Jaya School membagi biaya sekolah menjadi dua komponen yaitu SP (biaya pengembangan) dan SPP (biaya pendidikan).

8. SMA Pelita Harapan Lippo Cikarang – Rp 130 Juta

Anak SMA yang sekolah di sini bisa di bilang remaja elit karena sekolah berkurikulum Cambridge ini menerapkan biaya pendidikan yang sangat mahal. Dana yang harus di keluarkan untuk bersekolah di SMA Pelita Harapan Lippo Cikarang adalah sekitar USD 9.000 atau sekitar 130 juta rupiah.

Tentu saja uang sebanyak itu belum termasuk biaya tambahan seperti buku dan seragam. Uniknya, 30% dari siswa yang menempuh pendidikan di cabang dari sekolah internasional di Swiss ini berasal dari Korea Selatan, loh.

9. Singapore Intercultural School Bona Vista – Rp 50 Juta

Singapore intecultural School Bona Vista menggunakan kurikulum gabungan antara Cambridge dan metodologi Singapura dan menerapkan tes yang lumayan. Calon siswa harus bisa mendapatkan skor sesuai standar yang telah di tentukan pada bidang akademik tertentu dan lolos uji wawancara. Untuk bersekolahdi SIS Bona Vista, orang tua harus mengucurkan dana 39 hingga 185 juta rupiah tetapi sekolah ini juga menawarkan program beasiswa.

10. Highscope – Rp 18 Juta

HighScope bisa di bilang paling unik karena menggunakan sistem multi age dimana ada 2 grade sekaligus yang belajar bersama-sama dalam satu kelas. Selain itu, HighScope juga telah memberlakukan pembelajaran secara bilingual dengan  kurikulum Cambridge.

Biaya pendidikan yang ditetapkan tentunya sunggu sepadan, geng. Menurut CNBC Indonesia pada 2020 saja, orang tua harus menyediakan 502 juta rupiah untuk menyekolahkan anaknya di SD HighScope sampai lulus. Selain itu, HighScope diketahui menetapkan biaya masuk sebesar 18 juta rupiah dengan SPP 6,4 juta perbulannya untuk jenjang TK

Ditulis pada Pendidikan | Tag , | Tinggalkan komentar

Kepala sekolah gelapkan uang koperasi

Kepala Sekolah Gelapkan Uang 2.3 Milliar

Seorang pensiunan Kepala Sekolah Dasar (SD) bernama Iskak menggelapkan uang koperasi KPRI tegar senilai kurang lebih Rp 2.3 milliar. Uang tersebut merupakan uang simpanan para guru sebuah SD di kota Surabaya. Iskak mengakui bahwa dana milik ratusan guru SD itu untuk bikin rumah.Rumah yang saat ini megah, dua lantai di Wonorejo, Rungkut, Surabaya, adalah rumah yang di bangun dengan menggunakan dana Koperasi Tegar. Pada Rabu (21/6/2023) siang tadi, rumah ukuran besar itu di datangi ramai ramai setidaknya 75 guru SD.

Mereka datang dengan di dukung langsung Wali Kota Surabaya Armuji. Mereka menagih dana koperasi milik para guru itu Iskak yang sebelumnya di cari-cari para guru tak pernah mau keluar rumah. Rabu siang tadi keluar menemui para guru.

“Kami percaya karena Pak Iskak adalah kepala sekolah kami.
Banyak guru yang menyimpan deposito dan simpanan sukarela ke Koperasi Tegar yang di pimpin Pak Iskak,” kata Anselmus, salah satu korban guru SD. ada yang menaruh deposito ke Koperasi Tegar sampai 75 juta.
Rata-Rata Rp. 10 juta sampai Rp. 20 juta.

Belum lagi yang menyerahkan simpanan sukarela. Kalau dihitung total saat ini ada Rp 2.8 miliar uang anggota dari para guru SD ini. Saat di temui, Iskak mengakui bahwa dirinya menggunakan uang milik anggota koperasi itu. Tapi sudah dia cicil untuk mengembalikan dana koperasi. Saat ini sisa Rp. 2.3 Miliar.
“Waktu sepuluh tahun saya jadi bendahara.

Saya pakai dulu buat bangun rumah dan pasar,” jelas Iskak. Pengakuan ini membuat jengkel para guru. Seakan tidak merasa bersalah. Anselmus bersama korban koperasi Tegar membentuk paguyuban penagih dana KPRI.Saat menjadi bendahara, KPRI Tegar di awasi para kasek. Tapi kaseknya banyak yang pensiun hingga dana leluasa di gelapkan Iskak.Sementara Iskak sengaja tetap di jadikan Ketua Koperasi agar tidak lari keluar kota. Iskak sendiri asli Yogyakarta.

“Solusinya, pasar dan kosan di ambil alih pengelolanya oleh guru SD,” kata Cak Ji.

Sebelumnya, Karena habis kesabaran, guru-guru SDN ini Kecamatan Rungkut, Surabaya, atas ulah kepala sekolah (kepsek) mereka, Muhammad Iskak (61), Rabu (21/6/2023) siang. Mereka menggeruduk rumah megah kepala sekolah di Wonorejo, Kecamatan Rungkut, untuk menagih uang mereka sebanyak Rp 2.3 Milliar.

Kami tidak terima kalau di gunakan untuk kepentingan Pribadi. Guru-Guru SD sangat marah karena kebutuhan mereka untuk ajaran baru membengkak.
Sekitar 75 guru mewakili 200 anggota guru SD yang lain mendatangi rumah Iskak. ini aksi kesekian kali.

“lha omah megahe ngene, Tibake di bangun dengan uang koperasi. ayo kita sita saja sertifikat rumah dan tanahnya,” teriak guru yang lain.

Saat ini, puluhan guru SD itu masih bertahan di rumah Iskak. Hingga pukul 11.00 siang tadi, para guru itu mendesak agar kepsek Iskak mengembalikan uang anggota.

Baca juga: Khusus Buat yang Kebanyakan Duit, Ini 10 Sekolah Termahal di Indonesia yang Bikin Uang Papa Habis

Ditulis pada Uncategorized | Tinggalkan komentar

tawuran antar pelajar

Ancaman Bagi Pelaku Tawuran Antar Pelajar

Tawuran dalam beberapa waktu terakhir sering mendengar kabar tersebut. Menjadi salah satu masalah serius yang  terjadi di lingkungan sekolah. dapat menimbulkan kekhawatiran dan ketakutan di kalangan masyarakat, terutama orang tua siswa.

Oleh karena itu, perlu adanya upaya untuk menekan tindakan tersebut.  “Ancaman Bagi Pelaku Tawuran” sebagai salah satu cara untuk mencegah dan mengurangi tindakan kekerasan di lingkungan sekolah.

Pengertian Tawuran

Tawuran adalah bentuk konflik atau kekerasan yang terjadi antara dua atau lebih kelompok pelajar.
Yang berasal dari sekolah yang berbeda.

Seringkali terjadi di luar lingkungan sekolah, seperti di jalan atau di tempat umum lainya, dan dapat melibatkan banyak orang.

Keributan menjadi permasalahan sosial yang sering terjadi di berbagai negara, termasuk Indonesia, seringkali melibatkan remaja atau anak muda, dan dapat mengakibatkan kerugian yang besar, baik secara fisik maupun psikologis.

Selain itu, juga dapat menimbulkan ketakutan dan kekhawatiran di kalangan masyarakat, karena dapat mengganggu ketertiban dan keamanan.

Baca juga: Bingung Menentukan Uang Jajan Anak Sekolah? Ini 7 Tipsnya Menurut Financial Planner

Penyebab Tawuran

Penyebabnya,berikut ini berbagai faktor penyebab keributan antar pelajar:

  1. Persaingan dalam prestasi akademik: Kegiatan belajar mengajar seringkali di jadikan ajang persaingan oleh pelajar. Jika persaingan menjadi tidak sehat, maka bisa memicu tawuran antar pelajar.
  2. Perbedaan ideologi atau pandangan: Perbedaan pandangan atau ideologi antar kelompok pelajar juga dapat menjadi penyebab tawuran antar pelajar.
  3. Persaingan dalam non-akademik: Tidak hanya prestasi akademik, kegiatan non-akademik seperti olahraga, seni, dan lainnya juga dapat menjadi penyebab tawuran antar pelajar.
  4. Gengsi dan ego: Seringkali pelajar menganggap dirinya atau kelompoknya lebih baik daripada pelajar atau kelompok lainnya. Hal ini bisa memicu.
  5. Provokasi: bisa di provokasi oleh pihak lain, seperti kelompok geng atau orang yang tidak bertanggung jawab, yang ingin menciptakan kerusuhan.

Ancaman Bagi Pelaku Kekerasan

Para pelajar yang terlibat dalam keributan antar pelajar, baik secara individu maupun berkelompok, akan di kenakan sanksi hukum sesuai dengan peraturan yang berlaku. Jika terbukti terlibat dalam perkelahian, para pelajar tersebut akan bertanggung jawab atas perbuatan mereka dan di kenakan sanksi sesuai dengan hukum yang berlaku.

Kenakalan remaja dapat mencakup perkelahian antara pelajar dan dikategorikan dalam dua bentuk perilaku anak yang bisa berhadapan dengan hukum.

  • Pertama, status offence, yaitu perilaku kenakalan anak yang jika di lakukan oleh orang dewasa tidak di anggap sebagai kejahatan, seperti tidak menurut, membolos sekolah, atau kabur dari rumah.
  • Kedua, juvenile delinquency, yaitu perilaku anak yang jika dilakukan oleh orang dewasa dianggap sebagai kejahatan atau pelanggaran hukum.

Pasal 45 KUHP menyatakan bahwa anak-anak yang telah mencapai usia 16 tahun dapat diadili di pengadilan. Namun, UU No. 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana anak menetapkan batas usia anak yang dapat di jatuhi hukuman atau pidana yang berbeda secara signifikan dalam pasal 1 ayat (3)

Ditulis pada Pendidikan | Tag , , | Tinggalkan komentar

Perbedaan SMA SMK STM

Pengertian perbedaan STM, SMK, dan SMA

Berikut penjelasan perbedaan dari ketiganya:

1.  Perbedaan Bidang Kejuruan

Perbedaan pertama dari STM, SMA dan SMK adalah perbedaan yang terletak pada bidang kejujuran. Benar sekali, kejuruan dalam STM ( Sekolah Teknik Menengah ) ini umumnya berupa bidang atau kejuruan yang menuju ke arah teknik saja. oleh karena itu, pada STM, kamu akan melihat beberapa kejuruan seperti teknik mesin, teknik komputer, teknik listrik, dan masih banyak lagi.

Lalu, pada SMK ( Sekolah Menengah Kejuruan ), kejuruannya atau bidangnya lebih mengarah pada banyak bidang, itu artinya jurusan SMK lebih banyak di bandingkan dengan STM. Jurusan yang ada pada SMK, seperti akutansi, perhotelan, tata boga, dan masih banyak lagi.

Oleh karena itu, ketika ingin melanjutkan pendidikan, sebaiknya kamu mengetahui bakat kamu terlebih dahulu. Dengan begitu, kamu akan lebih mudah dalam menentukan akan masuk ke STM atau SMK.

Baca juga: Peluang Lolos Tinggi, Ini 5 Sekolah Kedinasan IPA yang Sepi Peminat

2. Perbedaan Masa Beroperasi

Perbedaan antara STM dengan SMK yang kedua adalah perbedaan pada masa beroperasinya. Dalam peraturan yang sudah berlaku, STM sudah tidak ada setelah tahun 1997. Hal ini karena pada Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 036/0/1997. STM sudah dilebur menjadi satu dengan SMK atau Sekolah Menengah Kejuruan.

Oleh karena itu, istilah SMK hingga saat ini lebih banyak dikenal oleh banyak masyarakat. Bahkan, SMK ini bukan hanya ada yang negeri saja, tetapi sudah banyak lembaga pendidikan swasta yang mulai memiliki SMK.

Meski masa beroperasinya berbeda, tetapi pada umumnya proses pembelajarannya hampir sama yang di mana lebih mengutamakan praktik di bandingkan dengan materi. Oleh sebab itu, lulusan STM atau SMK memang di peruntungkan siswa yang memang ingin bekerja setelah lulus.

3. Perbedaan Dominasi Jenis Kelamin Peserta Didik

perbedaan ketiga dari STM dan SMK adalah perbedaan pada dominasi jenis kelamin peserta didik atau siswanya. Pada STM biasanya jumlah siswa akan di dominasi oleh laki-laki. Hal ini bukan tanpa alasan karena STM merupakan sekolah teknis, sehingga sangat wajar kalau banyak laki-laki yang di sekolah di STM.

Meskipun di dominasi oleh laki-laki, bukan berarti tidak ada perempuanya.
Dengan kata lain, dalam beberapa jurusan juga ada perempuanya. Oleh karena itu, bagi para wanita jangan takut kalau masuk STM karena bisa jadi kamu menjadi salah satu murid paling pandi di STM.

Lain halnya dengan SMK yang di mana biasanya banyak di dominasi oleh perempuan. Apalagi jurusan yang identik dengan perempuan, seperti akuntansi, busana, tata boga, dan masih banyak lagi.

Sama halnya dengan STM, siswa di SMk juga ada yang laki-laki, meski begitu memang umumnya di dominasi oleh perempuan. Meski begitu, bagi para laki-laki tak ada salahnya masuk ke jurusan yang di dominasi perempuan. Aakan tetapi, dengan catatan bahwa kamu harus benar-benar menyukai jurusan yang sudah di pilih.

Meskipun STM dan SMK memiliki beberapa perbedaan, tetapi sebenarnya keduanya memiliki satu buah persamaan yang paling mendasar. Adapun persamaan yang dimaksud adalah lulusan dari STM dan SMK sama-sama dipersiapkan untuk menjadi sumber daya manusia yang berkualitas.

Dengan begitu, lulusan STM dan SMK diharapkan dapat menjadi generasi yang produktif. Selain itu, juga diharapkan agar lulusan STM dan SMK bisa diserap oleh industri dengan baik.

Ditulis pada Pendidikan, Uncategorized | Tag , , , | Tinggalkan komentar