Viral Unggahan Pentingnya Nilai Ujian, Ini Kata Psikolog Pendidikan

Sebuah unggahan tentang nilai ujian menjadi trending topic pada Selasa (24/5/2022), setelah sebuah unggahan viral berisi pesan pada orang tua murid. Orang tua diminta tak perlu khawatir jika anaknya mendapat nilai jelek.
Sosok di balik unggahan tersebut adalah guru SMK Negeri 1 Tambun. Seorang mantan muridnya Alfia mengatakan, sosok tersebut adalah bunda yang ramah dan murah senyum. Banyak murid sayang pada sosoknya yang penyabar.

Baca Juga : Ini Bu Nani, Guru Viral karena Status WA Bijak ‘Nilai Ujian Tak Penting’

“Beliau pribadi yang sangat sabar, sering mengajak ngobrol hal-hal di luar sekolah. Kalau ada muridnya yang bermasalah, beliau juga tanggapi dengan sabar,” kata Alfia.

Unggahan viral dari status WhatsApp yang dibuat tahun 2019 tersebut mengundang perhatian publik. Termasuk dari psikolog pendidikan Putri Maya Sophia S Psi, M Psi, yang mengatakan sosok di balik unggahan adalah karakter supportif. Status WA tersebut menyiratkan sosok bijaksana yang mampu memotivasi siswa. Hasilnya, semangat belajar siswa bisa meningkat dan menjadikan ujian sebagai sesuatu yang tidak perlu ditakuti.

“Bagi siswa yang memiliki trauma atau motivasi belajar yang kurang, (ujian) akan terlihat menakutkan. Statement ini bisa membantu meningkatkan motivasi dan psikologis siswa menjadi lebih tenang untuk menghadapi ujian,” jelas Putri saat dihubungi Detikcom (24/5).

Kendati demikian, Putri tetap mengingatkan nilai ujian masih menjadi tolak ukur bagi siswa dalam belajar. Dibutuhkan peran orangtua untuk tetap memotivasi anak-anaknya saat menempuh pendidikan.

“Bagi orangtua diharapkan dapat memotivasi anak anaknya, nilai ujian tinggi atau rendah orangtua harus tetap memotivasi agar mental psikologis anak anak tidak down di kemudian hari,” lanjut psikolog yang membuka praktek di kawasan Bekasi ini.

Di Indonesia, nilai ujian terkadang menjadi patokan dalam menilai prestasi siswa. Padahal di samping itu, ada mental anak yang perlu dijaga agar tidak menimbulkan trauma. Ketika rasa percaya diri anak tetap terjaga, ia akan lebih termotivasi untuk melakukan yang lebih baik di kemudian hari.

“Apapun hasil ujian yang dicapai anak, orangtua sebaiknya tetap memberi semangat agar percaya diri anak tidak menurun,” pungkas Putri.

Tulisan ini dipublikasikan di Pendidikan dan tag , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.