Sempat Viral di Medsos, Ini Pesan Bu Guru Nani untuk Wali Murid

Sempat Viral di Medsos, Ini Pesan Bu Guru Nani untuk Wali Murid

Seorang guru bernama Nani Roswati atau yang kerap disapa Bu Nani sempat menjadi viral di media sosial setelah pesan-pesannya di status WhatsApp (WA)-nya diunggah ulang di platform lain. Pesan-pesan itu dinilai dapat menggugah hati para wali murid.
Status-status itu berisi pesan kepada orang tua agar tidak menghakimi anak dan melihat potensi anak dari nilai rapor. Melihat fenomena itu, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria juga mengapresiasi tindakan bu Nani dan menuliskan di akun Instagram resminya.

“Mari belajar dari siapapun, dari media apapun, dari status WA sekalipun. Terima kasih Ibu Nani. Terima kasih dan hormat kami untuk seluruh guru,” tulis Wagub DKI.

Bu Nani sendiri telah bekerja menjadi guru sejak 2013. Sebelumnya ia mengaku beberapa kali bekerja di perusahaan swasta.

“Awalnya saya bekerja di swasta, sampai qodarullah saya terdampar di Tambun Selatan, sampai akhirnya saya mengajar di SMK 1 Tambun Selatan itu dari tahun 2013,” tutur Nani.

Meski sudah mengajar di SMK 1 Tambun Selatan sejak lama, mulai ajaran baru Juni Mendatang, Bu Nani akan menjadi pengajar di SMAN 2 Kota Bekasi sebagai ASN baru.

Perempuan berusia 42 tahun tersebut mengatakan berkeinginan untuk membuka wacana berpikir anak didiknya terutama bagi anak SMK.

Menurutnya, murid-murid SMK mayoritas ingin bekerja setelah lulus sekolah. Namun ia berharap agar setelah lulus para muridnya tidak hanya menjadi pekerja saja tetapi juga dapat membuka lapangan pekerjaan.

“Saya mengubah mindset siswa, ketika dulunya mindset-nya setelah lulus itu kerja atau terjun ke dunia industri, diubah,” ujar Nani.

“Saya harus bisa mempengaruhi bahwa selepas mereka dari SMK mereka tidak melulu bekerja di industri, bekerja kepada orang lain, tapi juga bisa membuat lapangan pekerjaan,” lanjutnya.

Pesan Penting dari Bu Nani untuk Wali Murid
(1) Ujian anak Anda telah selesai

(2) Saya tahu Anda cemas dan berharap anak Anda berhasil dalam ujiannya.

(3) Tapi, mohon diingat,

(4) di tengah-tengah para pelajar yang menjalani ujian itu,

(5) ada calon seniman yang tidak perlu mengerti matematika,

(6) ada calon pengusaha yang tidak butuh pelajaran sejarah atau sastra,

(7) ada calon musisi yang nilai kimia-nya tak akan berarti,

(8) ada calon olahragawan yang lebih mementingkan fisik daripada fisika,

(9) ada calon fotografer yang lebih berkarakter dengan sudut pandang art berbeda yang tentunya ilmunya bukan dari sekolah ini.

(10) Sekiranya anak Anda lulus menjadi yang teratas, hebat!

(11) Tapi bila tidak, mohon jangan rampas rasa percaya diri dan harga diri mereka.

(12) Katakan saja, “Tidak apa-apa. Itu hanya sekadar ujian.”

Baca juga: Peluang Lolos Tinggi, Ini 5 Sekolah Kedinasan IPA yang Sepi Peminat

(13) Anak-anak itu diciptakan untuk sesuatu yang lebih besar lagi dalam hidup ini.

(14) Katakan pada mereka, tidak penting berapapun nilai ujian mereka,

(15) Anda mencintai mereka dan tak akan menghakimi mereka.

(16) Sebuah ujian atau nilai rendah takkan bisa mencabut impian dan bakat mereka.

(17) Berhentilah berpikir bahwa hanya dokter dan insinyur yang bahagia di dunia ini.

(18) Hormat saya, Wali kelas

Itulah pesan Bu Nani untuk para wali murid. Bisa diterapkan ya!

Tulisan ini dipublikasikan di Pendidikan dan tag , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.